Mengapa saya masih bertahan mengajar di Polimedia meskipun tertatih-tatih mengatur waktu? Bahkan, bersua dengan sebagian besar mahasiswa culun yang juga masih bingung mengapa mereka masuk Prodi Penerbitan. Jawabannya karena lewat mengajar paling tidak saya dapat menurunkan ilmu kanuragan penerbitan ke 1-2 orang mahasiswa. Mengajar membuat saya belajar lagi.
Saya insaf, dunia saya kini memang ada di hulu penerbitan buku di sisa usia yang insyaallah masih dapat berkontribusi. Jadi, mari insaf berjemaah.
(Bambang Trim adalah praktisi penulisan dan penerbitan yang sudah berkiprah lebih dari 20 tahun. Ia juga penulis produktif dengan karya lebih dari 160 judul buku dan ratusan artikel/esai/feature yang tersebar di berbagai media. Kini mengemban beberapa jabatan di antaranya Direktur Akademi Literasi dan Penerbitan Indonesia (Alinea) Ikapi; Pendiri dan Direktur Institut Penulis Indonesia; dan Ketua Umum Perkumpulan Penulis Profesional Indonesia).
