Tetapi logika membenarkan, bahwa dia bisa berhaji karena “diperjalankan”. Ia menempel di kopiah haji seorang jamaah.
Begitulah, kata Arief Hasbillah. Jika ada orang yang bertanya soal logika keberangkatan Muhammad dari Mekah ke Palestina bahkan sampai langit ketujuh hanya dalam satu malam, bahkan menurut riwayat tempat tidurnya pun masih panas, adalah logis. Kisahkan saja perihal Haji Kepinding. Jamaah yang mendengarkan pun tertawa lebar. (Nuris)
