“Sudah pernah ke Brunei? ” tanya si abang setelah diperkenalkan. Suamiku yang masih di bibir pintu menjawab, “Belum! Ini pengalaman pertama bagi rombongan.”
Bus benar-benar akan jalan. Dan inilah kami. Fahmi Sekretaris Ikapi Kalbar, Mulyadi, Ipah dan Setia Purwadi dari IAIN serta saya sendiri mewakili salah satu penerbit di Pontianak, TOP Indonesia. Kami berlima satu dengan lainnya akan menjadi teman seperjalanan serta teman senegara yang akan mulai membawa semangat literasi Kalbar ke dunia internasional. Di awali dengan sebuah perjalanan panjang 28 jam yang penuh tantangan.*
