Berita

Potensi Sejarah Untuk Destinasi Wisata Di Kota Pontianak

Potensi Sejarah   Untuk Destinasi Wisata Di Kota Pontianak

Hujan yang turun tidak merata dan bergiliran di sejumlah wilayah kota Pontianak sore ini (22/10/2019). Sepertinya tidak menyurutkan mereka melanjutkan sesi diskusi dalam rangkaian kegiatan Seratoes-248.

Diskusi pada kesempatan kali ini mengetengahkan tentang Potensi Sejarah Untuk Destinasi Wisata Di Kota Pontianak. Hadir sebagai pematik diskusi Hera Yulita dan Hamdan Darsani dari Komunitas Wisata Sejarah (Kuwas) Pontianak. Serta moderator oleh Khamsyahrahman, penulis buku Sejarah DIKB dan buku Sejarah HMI cabang Pontianak.

Hadir dalam diskusi para penggiat wisata sejarah, jurnalis, dosen, penggiat literasi, penggiat ekonomi kreatif serta lainnya. Pembicaraan berkenaan dengan tempat, bangunan serta moment-moment bersejarah di kota Pontianak. Kegiatan-kegiatan yang pernah dilakukan, harapan, keinginan kedepannya.

Lokasi SDN 14 jalan Tamar yang menjadi tempat diskusi semakin menambah kental suasana. Bukan hanya lokasi tersebut merupakan salah satu bangunan bersejarah yang ada di kota Pontianak. Namun, juga ruangan karenanya sudah tidak lagi dipergunakan keseharian untuk kegiatan belajar-mengajar siswa sd, karena sudah memiliki lokal (ruang belajar) baru. Apalagi tersebar informasi akan di buatnya museum di kota Pontianak.

“Kabar tersebut tentunya menjadi kabar baik, dan seolah menjadi seteguk air dalam rasa dahaga akan lokasi-lokasi yang edukatif dan informatif akan kota Pontianak. Tentunya juga dengan tempat dan peninggalan bersejarah nya” kata Haris, salah seorang pendiri Kuwas Pontianak.