Oleh: Huzaiman Agustini
“Tak ada yang tak bisa dilakukan jika terus berusaha dan mencoba”. Demikianlah kalimat yang menggambarkan selama proses editing dan layout buku yang saya dapatkan. Tidak pernah terpikir sebelumnya bisa mendapatkan pengalaman langka ini, bisa mengedit dan melayout buku sendiri.
Pastinya perasaan senang yang saya rasakan ketika bisa bergabung bersama teman-teman yang luar biasa. Yang terlintas di benak saya saat melihat buku teman-teman sudah dicetak hanya perasaan takjub karena buku-buku itu enak dibaca dan menarik.
Dengan bimbingan para mentor yang sangat sabar dalam mengajarkan tahap demi tahap proses editing dan layout, saya perlahan mulai bisa melakukannya sendiri, walaupun hasilnya belum sebagus editor dan layouter yang mumpuni.
“Ketika kalian sedang menulis, tulislah yang terbaik. Demikian pula ketika kalian sedang mengedit dan melayout, jadilah editor dan layouter yang terbaik”. ujar Kak Saripaini, salah satu mentor yang menjelaskan cara mengedit dan melayout buku yang benar.
Kata-kata itu yang terngiang ketika rasa lelah menghampiri. Tidak dapat dipungkiri ketika saya melakukannya sendiri banyak tahap-tahap yang terlupa. Namun, dibantu dengan catatan penting yang saya catat di buku ketika kakak-kakak mentor menjelaskan, dapat membantu saya menyelesaikan naskah yang harus saya edit dan layout.
