Oleh: Rendi Sahputra
Mulai banyak yang manggil Saya ustadz. Gegara banyak tampilan picture event ngisi di masjid. Mohon panggil Kang Rendy saja. Lebih ringan mendengarnya. Jujur dipanggil ustadz itu beban.
Gak bosan-bosan menjelaskan, mengapa gerakan pemberdayaan kita mulai dari masjid, mengapa roadshow SSN harus dimulai dari shalat subuh berjamaah.
Banyak guru bijak nan alim mengingatkan, kehidupan tanpa dituntun Allah itu berat. Tanpa hidayah Allah, tanpa petunjuk Allah, bisa saja bisnis makin banyak cabang, tapi makin banyak masalah, dan masalahnya bikin jauh dari ibadah, bikin shalat ketinggalan, bikin gak ngaji lagi..
Ukuran kebaikan itu sederhana, terputus amal manusia ketika mati, kecuali 3 hal : shadaqah jariyyah, ilmu, dan anak shalih. Ukuran hidup jadi sederhana : banyak nya wakaf, banyaknya ilmu yang disampaikan dan bermanfaat, dan kader-kader penerus yang shalih-shalih.
Jika bisnis makin besar, makin tepat waktu shalat, makin banyak wakaf, makin jauh dari maksiyat, itu parameter besarnya bisnis bikin hidup makin bener. Tetapi tanpa hidayah, lelahnya membangun bisnis, lelahnya berjualan, lelahnya membangun organisasi, seperti membangun fatamorgana.
Ketika mati, bisnis dilikuidasi, dibagi waris ke yang berhak, berubah jadi cash, dan habis. Tidak menetap… ia kehilangan keberkahannya… itulah yang banyak kita lihat hari ini.
