teraju.id, Pontianak – Selama meliput dan berinteraksi dengan Konsulat Malaysia di Kalbar, Konsul Azizul Zekri jadi pembeda. Beliau melakukan pendekatan kultural rrrrrrruar biasah hebat. Jauh dari pendekatan formal yang berjarak.
Beliau benar-benar membuka diri untuk menjalin diplomasi kepada siapa saja. Termasuk tokoh masyarakat. Tokoh budayawan pantun salah satu, salah dua dan salah tiga di antaranya.
Beliau bertugas 5 tahun di Kalbar dengan coverage wilayah border meliputi se-Kalimantan. Bayangkan. Betapa luasnya. Yakni pulau ketiga terbesar di dunia setelah Green Land dan Papua. Toh dijalaninya dengan paripurna.
Kami terlibat kerjasama dalam Seminar Pantun Internasional di Universitas Tanjungpura. Massif. Sukses besar.
Kerjasama berlanjut ke Hari Pantun Dunia dan Hartunas di Pendopo. Sukses juga. Kali ini beliau berjumpa idol–kyai muda– KH Lukmanul Hakim.
Malam hari kami menikmati pariwisata Kapuas. Beliau sangat senang. Juga berbalas pantun bersama Kepala Bappeda dan juga Direktur Bappenas.
Beliau tak sungkan bekerjasama dengan SMA. Salah satunya SMAN 4 Pontianak. Sedia hadir diundang buat pelajar. Hebat sekali. Terjadi pembelajaran budaya ukhuwah serumpun.
23 Juli malam kemarin beliau buat acara ramah tamah perpisahan. 300an tokoh hadir. Beruluk salam dan doa karir menjulang di Putra Jaya.
