Oleh: Tuti Alawiyah
Hari ini saya menonton sebuah serial Korea berjudul “Romantic Doctor”. Film ini mengangkat tema berlatar belakang kehidupan di rumah sakit. Drama seri ini menampakkan cerita menarik tentang dunia medis. Drama ini menyoroti kehidupan para dokter, yang dimana ada senior dan junior, terdapat ketidakadilan dalam dunia medis dan diskriminasi yang kadang ditemui dalam pengobatan pasien. Serta diskriminasi yang juga terjadi diantara dokter yang berjuang dengan kemampuan sendiri dan dokter yang memiliki hubungan keluarga dengan penguasa rumah sakit.
Pada bagian konflik drama seri Korea ini, memberikan gaya baru dalam mengajar oleh pemain Boo Yong Joo yang mengidentitaskan dirinya sebagai “Kim Sabu” yaitu seorang dokter ahli bedah yang bekerja di RS Doldam, tempat pengobatan terpencil dan tidak terkenal.
“Apa kau tahu kenapa saat mengoperasi pasien memakai masker?” tanya Kim Sabu kepada dokter baru yang baru saja dipindahkan dari rumah sakit besar RS Taesang– yang saat itu masih marah atas kepindahannya dan belum bisa menerima gaya pengobatan Kim Sabu yang tidak sesuai aturan hukum.
“Untuk mencegah agar tidak terjadi kontaminasi dengan pasien,” jawab Kang Dong Joo.
“Salah. Masker yang menutupi mulut, supaya lebih banyak mempergunakan tangan daripada mulut kita”. jawab Kim Sabu hingga membuat Kang Dong Joo terdiam.
