Dari dialog tersebut dan seterusnya, Kim Sabu atau dijuluki Teacher Kim mengajarkan bahwa profesi dokter yang digelutinya hampir setengah abad usianya untuk menjadi dokter yang mengabdi demi kepentingan pasien dan bukan menjadi dokter yang baik melainkan dokter yang dibutuhkan pasiennya.
Inilah mungkin salah satu jawaban atas pertanyaan mengapa telinga, mata, tangan dan kaki itu dua sedangkan mulut hanya satu. Karena Allah SWT., menghendaki kita untuk lebih banyak menggunakan telinga, mata, tangan dan kaki, daripada mulut kita. Allah menghendaki kita mendengar, melihat dan melakukan gerakan atau tindakan lebih banyak daripada berbicara banyak. (CM/PBS)
Baca Juga:Pengalaman Menulis Ketika Zonk
