Oleh : Munawwarah
Pesisir inilah yang kami kunjungi pada hari keempat program Kampung Riset 5 yang merupakan program unggulan LP2M (Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak . Sepekan kami ditempatkan Parit Pangeran, Tanjung Saleh, Kecamatan Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya.
Di sana terdapat pesisir yang tidak kalah menariknya untuk dikunjungi. Mata pun dimanjakan oleh keindahan laut yang luas terbentang dan Kapuas yang memanjang menghubungkan kampung satu dengan kampung lainnya. Di pesisir tersebut kita bisa melihat ke seberang yaitu Kampung Delima.
Adapun sumber daya alam yang sering diolah bahkan menjadi pundi-pundi rupiah penduduk Parit Pangeran yaitu pohon nipah. Selain daunnya yang dapat digunakan penduduk membuat atap, buahnya yang dapat dikomsumsi, pucuknya pun tak tersisa dalam pengelolaan seperti daun pucuk dapat dibuat bakul, lidi dari pucuknya ternyata dapat dibuat lidi sapu dan lidi sapu tersebut dijual ke agen seharga Rp. 13.000/ikat. Dalam satu ikatan terdapat 10 biji penyapu yang siap dijual ke luar Tanjung Saleh. Bahkan konon batang pohon nipah pun dapat diolah menjadi pengganti garam sebagai racikan dapur.
