Pria cakep berkacamata yang juga Dekan Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) IAIN Pontianak ini menyatakan bahwa kegiatan Duta Damai Kalimantan Barat tahun 2019 adalah “giat” perdana di Bumi Kalimantan Barat seiring terbentuknya Pusat Media Damai Bumi Khatulistiwa pada kegiatan FKPT-BNPT RI tertanggal 30 Oktober 2019 di Dangau Ressort, Kabupaten Kubu Raya bertajuk “Saring Sebelum Sharing”. Pusat Media Damai Bumi Khatulistiwa sendiri terdiri dari enam organisasi satu frekuensi dalam mengusung harmoni di Bumi Khatulistiwa, yakni FKPT-BNPT RI, Kampoeng English Poernama, Asosiasi Media Siber Indonesia Wilayah Kalbar, Portal Amazone “Belidak.Com”, Rumah Literasi dan Prodi Perbandingan Agama FUAD IAIN Pontianak. Tujuan berdirinya Pusat Media Damai Kalimantan Barat adalah untuk mengusung tema sentral yang melemahkan persatuan dan kesatuan, sesuatu yang mencabik-cabik energi bangsa akibat kurangnya edukasi “Saring Sebelum Sharing”. Pusat Media Damai menitik-tekankan kepada edukasi “Saring Sebelum Sharing” sehingga pikiran radikal-teroris maupun pelaku penyebar HOAKS tereduksi sejak dini sekaligus disiplin menjaga harmonisasi mewujudkan Kalbar Mandiri secara energi lahiriah, maupun batiniah, dus tujuan membangun kesejahteraan kolektif-kellegial bisa diwujudkan secara konsisten-istiqomah.
400 Muda Millenialis Siap Ikuti Duta Damai Kalimantan Barat 2019
