Acara pemilihan Duta Damai Kalbar 2019 ini akan dibuka dengan pentas seni dari aktivis mahasiswa berbentuk deklamasi seraya 400 peserta melakukan registrasi sejak pukul 07.00-08.00 di Gedung Tsaifuddin Zuhri IAIN. Acara pembukaan dilakukan Gubernur Kalimantan Barat dengan pidato kunci soal pendekatan lunak radikal-teroris bersama Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol Drs H Suhardi Alius, SH, MH.
Dari rangkaian acara pembukaan ada dua hal istimewa akan dihadirkan Pusat Media Damai. Pertama peluncuran film pendek Damai Bumi Khatulistiwa karya FKUB. Kedua, peluncuran pemberian beasiswa sebagai edukasi holistik Duta Damai yang “sustainable-accademic” dari FKUB ke FUAD-IAIN Pontianak Cq Prodi Perbandingan Agama-agama. “Radikal-teroris kerap kali berpusat pada kesalah-pahaman akan dasar-dasar agama,” ujar Ismail Ruslan seraya menyatakan undangan menyebar se-Kalbar kepada seluruh FKUB Kabupaten-Kota maupun Forkompinda.
Sementara itu Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama IAIN Pontianak, Dr Mukti Rauf menegaskan bahwa massa mahasiswa dan muda millenialis siap menyukseskan kegiatan Duta Damai Kalbar 2019. “Kita sudah siap menampung 350-400 massa muda millenialis di acara Pemilihan Duta Damai Kalimantan Barat,” ungkapnya di lantai 2 Rektorat IAIN sambil menunjukkan persiapan gedung Tsaifuddin Zuhri yang luas, indah, dan relatif sejuk.
