Saat diwawancari, Arfin mengatakan ia lebih memilih pelatihan Jurnalistik hingga sore hari walaupun harus mengganggu waku kerjanya. Baginya jika hanya dipotong gaji 1 hari tak masalah bagi sosok mahasiswa perantau ini.
“Pendidikan adalah hal penting saat saya menginjakkan kakinya di Kota Pontianak ini,” ujarnya. (*Mahasiswa Jurnalistik Fisip Untan Pontianak)
Berita
Arfin Chandra dengan Kemeja Merahnya
