Daerah

Panji Tengkorak dan Jempol Buat Siapa?

Panji Tengkorak dan Jempol Buat Siapa?

terajut.id, Polda – Rapat Analisa dan Evaluasi (Anev), nama kegiatan ini. Hal itu dilakukan bulanan. Graha Khatulistiwa Mapolda Kalbar tempatnya. Nah, Anev kali ini membahas soal situasi Kamtibmas dan kesiapan Polda Kalbar dan jajaran dalam Operasi Lilin Kapuas 2018.

Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat, Inspektur Jenderal Polisi Drs Didi Haryono SH MH menjelaskan, seperti sebelum-sebelumnya, Anev Kinerja merupakan momen penyerahan bendera berlambang jempol dan tengkorak. Di mana bendera panji tengkorak melambangkan lemahnya kinerja dan bendera panji jempol melambangkan prestasi.

“Selain sebagai pengawasan dan kontrol, rapat Anev Kinerja ini juga bertujuan untuk membandingkan hasil kinerja bulan Oktober 2018 dan November 2018,” tutur Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat, Inspektur Jenderal Polisi Drs Didi Haryono SH MH.

Berjumlah 5 kategori dalam Anev bulanan ini. Di antaranya adalah kemampuan mengelola dan mengendalikan Harkamtibmas, Penyelesaian Perkara, Zero Pelanggaran Personel, dan Realisasi Anggaran terhadap Belanja Modal dan Belanja Barang, Pengungkapan Kasus Zero Ilegal

Hasil penilaian anev untuk kategori Kemampuan Mengelola dan Mengendalikan Harkamtibmas, bendera jempol, diberikan kepada Polres Sanggau, karena berhasil menurunkan trend Harkamtibmas sebanyak 19 Kasus. Sementara, bendera tengkorak untuk kategori ini, diberikan kepada Polres Kayong Utara, karena kasus harkamtibmas diwilayahnya meningkat sebanyak dua kasus.