teraju.id, Pontianak—Mentari pagi beranjak naik dan para mahasiswa baru IAIN Pontianak berlahan memasuki Gedung Sport Center untuk mengikuti pembukaan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK). Sebuah ritus akademik yang harus dilalui mahasiswa baru di kalangan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI).
Syarif Rektor IAIN Pontianak mengatakan mahasiswa merupakan agen perubahan yang diharapkan oleh bangsa ini, karenanya jadilah mahasiswa berkontribusi positif bagi pembangunan bangsa.
“Pemerintah telah melakukan langkah-langkah nyata agar anak bangsa dapat mengenyam studi pada jenjang pendidikan tinggi, di antaranya dengan penyediaan anggaran yang cukup, pembangunan sarana dan prasarana yang memadahi dan pembukaan akses seluas-luasnya”, kata Syarif.
Syarif meminta kepada mahasiswa baru untuk menjadi bagian penting menjaga keutuhan bangsa. “Saya berharap banyak agar kalian mahasiswa PTKI menjadi garda terdepan dalam menjaga NKRI,” katanya.
Ruchman Basori Kasi Kemahasiswaan Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI meminta kepada mahasiswa baru untuk belajar agama kepada sumber yang otoritatif dan dengan cara-cara yang benar. “Dalam mempelajari Islam kembalilah kepada kyai, dosen dan profesor yang ahli agama (faqih), jangan kepada Mbah Google agar tidak tersesat”, kata Ruchman.
