Daerah

PBAK IAIN Pontianak, Kemenag Ajak Mahasiswa Baru Belajar Agama Pada Sumber yang Otoritatif

PBAK IAIN Pontianak, Kemenag Ajak Mahasiswa Baru Belajar Agama  Pada Sumber yang Otoritatif

Pesan lain yang diungkapkan Alumni IAIN Walisongo ini adalah agar mahasiswa perlu menjadi warga netizen terutama di media sosial dengan cara yang sehat. “Jangan ikut-ikutan menyebar informasi apalagi narasi agama yang berpotensi menggiring ke arah paham intoleran dan radikal”, katanya.

Di hadapan 1.670 mahasiswa Ruchman berpesan mahasiswa PTKIN harus menjadi penebar paham dan gerakan Islam yang terbuka, moderat dan damai di tengah-tengah maraknya paham intoleran dan radikal.

Untuk menjadi pendesiminator gagasan moderasi agama, Ruchman berharap agar mahasiswa baru aktif dalam organisasi kemahasiswaan. “Ormawa akan memandu kalian menjadi mahasiswa yang mengedepankan critical thinking sehingga selektif dalam menyerap berbagai pengetahuan yang masuk,” katanya.

PBAK IAIN Pontianak dilaksanakan pada tanggal 27-30 Agustus 2018 dan diikuti oleh 1.670 orang tersebar di 3 Fakultas, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD), Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam dan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Kependidikan (FTIK).

Dr. Abdul Mukti Rauf Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama mengatakan PBAK merupakan momentum penting, etape yang harus dilalui seluruh mahasiswa baru IAIN Pontianak untuk memasuki dunia kampus.