in

Masalah Klasik Wakaf Minimnya Literasi

wakaf

teraju.id, Pendopo – Kanwil Kemenag Provinsi Kalbar Drs H Ridwansyah, M.Si menekankan masalah klasik wakaf di bidang literasi. Hal itu menukik pada pemahaman wakaf masih tekstual. Sehingga pada umumnya tanah wakaf hanya untuk mesjid, sekolah atau makam.

Menurut orang nomor satu di Kantor Wilayah Departemen Agama Kalbar ini wakaf mesti produktif. Jangan ada hutang tapi kemakmuran.Untuk itulah perlu literasi wakaf produktif. Fokus BWI saat ini adalah wakaf uang.

Kanwil Kemenag memberikan ucapan selamat. Baik kepada BWI periode 2020-2023 juga wisudawan hafidz hafidzah 30 juz. (kan)

Baca Juga:  Sinyal Bahwa Nyala Literasi itu Masih Ada

Written by Nur Iskandar

Hobi menulis tumbuh amat subur ketika masuk Universitas Tanjungpura. Sejak 1992-1999 terlibat aktif di pers kampus. Di masa ini pula sempat mengenyam amanah sebagai Ketua Lembaga Pers Mahasiswa Islam (Lapmi) HMI Cabang Pontianak, Wapimred Tabloid Mahasiswa Mimbar Untan dan Presidium Wilayah Kalimantan PPMI (Perhimpunan Pers Mahasiswa Indonesia). Karir di bidang jurnalistik dimulai di Radio Volare (1997-2001), Harian Equator (1999-2006), Harian Borneo Tribune dan hingga sekarang di teraju.id.

bwi kalbat gladi bersih

Gladi Bersih dan Jamuan Makan BWI Perwakilan Kalbar

m nuh ketua bwi

Membeli Masa Depan dengan Harga Sekarang