“Dikategorikan sebagai desa/kelurahan sangat rawan, rawan, kurang rawan dan aman. Sehingga kegiatan polisional Bhabinkamtibmas yang mengembangkan fungsi pre-emtif dan preventif dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat Kalbar, guna membangun situasi kamtibmas yang kondusif mulai dari pencegahan dini,” ujar Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Inspektur Jenderal Polisi Drs Didi Haryono SH MH.
Para bhabinkamtibmas di wilayah perkotaan Bhabinkamtibmas yang berjumlah 867 personel, maka langkah-langkah, yang pemetaan desa yang (Pontianak dan Singkawang) sudah mendeklarasikan pola Bhabinkamtibmas 5 menit, hal tersebut adalah bentuk improvisasi kongkrit dalam meningkatkan pelayanan kepolisian yang promoter dan prima.
“Pola sinergi jajaran TNI dan Polri di Kalimantan Barat guna menjaga situasi Kamtibmas yang kondusif dan mendukung pembangunan nasional kami bersama- sama berkomitmen untuk mengedepankan zero illegal dan zero tolerance di Kalimantan Barat dengan fokus bidang law enforcement, social maintenance, public trust serta partnership,” ucap Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Inspektur Jenderal Polisi Drs Didi Haryono SH MH.
Dalam kaitan pengamanan Pilpres dan Pileg 2019 untuk menjaga stabilitas Kamtibmas yang kondusif dengan pola sinergis, jajaran TNI dan Polri di Kalbar, telah berkomitmen untuk menciptakan Kalimantan Barat sebagai provinsi teraman selama penyelenggaraan pesta demokrasi 2019.
