Menurut Sayidiman, untuk mengetahu sepak terjang China sekarang ini, Indonesia harus mengenal pribadi Xin Jin Ping yang ingin membangun kejayaan China. Dengan latar belakang sebagai pejuang dari bawah, yang pening bagi Xin Jin Ping adalah China dan Partai Komunis hanyalah alat untuk mencapainya. Oleh karena itu, untuk berhadapan dengan negara hegemoni seperti China dan Amerika, bangsa Indonesia harus memiliki semangat juang dan menghancurkan kelemahan mentalnya seperti korupsi yang sekarang terjadi di mana-mana. Semangat juang di bidang apapun itu harus berujung pada ketahanan nasional.
“Ketahanan nasional berintikan pada kekuatan nasional yang berisikan keuletan dan ketangguhan yang mampu mengatasi serta menghadapi ancaman, gangguan, tantangan serta hambatan baik dari luar ataupun dalam negeri, baik secara langsung ataupun tidak langsung, yang dapa membahaykan keberlangsungan negara. Oleh karena itu, kita harus melakukan semuanya dengan sebaik-baiknya. Selain itu, kita tidak bisa menggunakan kekuatan atau kekerasan dalam berhadapan dengan China. Sun Tzu mengajarkan kemenangan yang dicapai dengan kekerasan adalah suatu kebodohan,” tegas Sayidiman.
