Hidup Sehat Tanpa Obat Kimia, Hemat APBN Triliunan Rupiah
Kalau Tempo Doeloe ada program Hidup Sehat ala Hembing, kini ada gaya hidup sehat tanpa obat-obatan kimiawi ala Ustadz Rizky Aris Sirajudin. Beliau pakar biokimia yang lama bekerja di pabrik farmasi. Tukang racik obat.
Tadi malam pertemuan kedua setelah alumni Unair Surabaya ini keliling Kalbar buat dakwah hidup sehat tanpa obat-obatan kimiawi yang nilainya jut-jut itu…Tiga Matra dilewati: darat, laut dan udara…Kalbar disapu bersih. Sampai-sampai seorang mantan Kepala Daerah memberikan fasilitas kantor dan klinik buat jamaah bisa konsultasi kesehatan ala Ustadz Rizky.
Tadi malam pertemuan kedua. Beliau kultum super singkat. Hanya trigger kepada undangan yang membacakan yasin dan tahlil buat 100 hari almarhumah ibu saya. Tetapi kadung menarik, jamaah bertahan setengah jam. Masih menarik lagi lanjut 30 menit tanya jawab.
Adalah langka tapi nyata, undangan mampu bertahan 1 jam setelah acara usai. Tetapi masuk akal sebab semua orang ingin sehat. Semua mau tahu sembuh tanpa obat untuk stroke, syaraf kejepit, diare, hingga jantung.
Saya juga dapat mata kuliah Biokimia saat studi di Agronomi. Namun kajian Ustadz begitu detil dan mudah dicerna. Wajar jamaah mau terus dan terus. Bahkan beliau sudah melangkah keluar pintu rumah pun masih dikejar untuk konsultasi penyakit tertentu.
