Itulah yang ditunjukkan JurSastra dalam pembukaan workshop internal tadi. Mereka sukses menggabungkan kekuatan prosa, sastra, bahkan pantun dan puisi. Tepuk tangan menggema di koridor sekolah. Diametral dengan kota yang Jumat ini relatif sepi. Juga diperindah dengan lenggak lenggok tari yang semuanya dikerjakan oleh tangan-tangan remaja yang bikin kagum undangan di kursi kehormatan.
PR ke depan: bagaimana ruh pers sekolah JurSastra terus bertumbuh. Berkembang kemana-mana di bilangan Nusantara?
Bukan kerakap di atas batu
Eman nian si Salak Pondoh
Beban terangkat ikhlas bersatu
SMAN Tetra menjadi contoh
Contoh “Keluarga Besar” yang bahagia
Contoh Tetra bisa-Tetra juara
Tetra juara–pasti bisa…
