in

Kontributor teraju.id jadi Narasumber Webinar “New Normal” di Berlin

IMG 20200704 WA0028

teraju.id, Berlin— Kabar gembira diperoleh redaksi teraju.id dari Berlin, Jerman. Kontributornya Yanti Mirdayanti menjadi salah seorang narasumber bersama para pakar di bidangnya. Tema yang dikupas adalah Pandemi Covid 19 di antara para Ibu Hamil. Tema yang unik dan sangat spesifik.

Kepada redaksi teraju.id, Yanti yang juga guru Bahasa Indonesia di Hamburg University menyatakan bahwa tema ini penting. “Penyakit infeksi saluran pernapasan dapat berdampak parah bagi ibu hamil yang sedang mengalami perubahan pada tubuh dan sistem imunitasnya. Sehingga penting bagi ibu hamil untuk melakukan langkah pencegahan COVID-19.” Kata wanita kelahiran Tasik Malaya ini, seperti apa langkah pencegahannya? Lalu, bagaimana penanganan ibu hamil yang terdampak Covid-19? Telusuri lebih lanjut dalam Web-Seminar yang digelar oleh IASI Jerman bersama para pakar medis (19/7) nanti.

“Jika ada pembaca teraju ingin ikut silahkan klik webinarnya. Atau hubungi nomor kontak redaksi seperti tertera di bagian bawah laman web ini.”

Berjuang adalah kekinian untuk kemashlatan umat manusia. Segera sehat tanpa Pandemi. #inidiplomasi #kesehatanibuanak #covid19andpregnancy (kan)

Baca Juga:  Ketua ISNU Kalbar: Tradisi Menulis Harus Dikembangkan

Written by Nur Iskandar

Hobi menulis tumbuh amat subur ketika masuk Universitas Tanjungpura. Sejak 1992-1999 terlibat aktif di pers kampus. Di masa ini pula sempat mengenyam amanah sebagai Ketua Lembaga Pers Mahasiswa Islam (Lapmi) HMI Cabang Pontianak, Wapimred Tabloid Mahasiswa Mimbar Untan dan Presidium Wilayah Kalimantan PPMI (Perhimpunan Pers Mahasiswa Indonesia). Karir di bidang jurnalistik dimulai di Radio Volare (1997-2001), Harian Equator (1999-2006), Harian Borneo Tribune dan hingga sekarang di teraju.id.

IMG 20200704 073258 929

Gubernur Sutarmidji Ucapkan Terimakasih kepada Presiden Joko Widodo–Putra Terbaik Kalbar Berkarir di Polri–Ajudan Presiden

WhatsApp Image 2020 07 04 at 12.08.49

Kenangan Ketua Yayasan Sultan Hamid bersama Putri Sang Proklamator