Masih menurut Ismail Ruslan, setelah pembukaan dilanjutkan dengan teknik penulisan artikel selayang pandang seperti PHBI mengingatkan teknis shalat Idul Fitri-Idul Adha. Waktu menulis artikel 60′ diberikan on the spot. Setelahnya artikel dikumpulkan ke no WA Panpel, atau lewat Google Doc sehingga mudah dinilai, diedit dan dityangkan ke channel online FKPT-BNPT dan PMD. Seluruh naskah yang masuk juga dibukukan sebagai buku Duta Damai Bumi Khatulistiwa Tahun 2019.
Massa kemudian bergerak dalam ekspedisi ke KEP’s School of Universe di Ujung Serdam atau Ujung Paris. Di sini peserta boleh istirahat menikmati panorama wisata lokal berupa permainan sampan tradisional dan Museum Kampoeng English Poernama. Setelah cukup, peserta kembali berkumpul mendapatkan “selayang pandang duta damai milenial dengan pangsa digital”. Mereka dilatih membuat postingan damai, verifikator hoaks. Ini domain Pak Yaser (Belidak.Com) dan Pak AMSI Kundori. Postingan terbaik menambah point penilaian.
