Teraju News Network, MABM – Mesjid Al Hijrah yang berada di halaman Majelis Adat Budaya Melayu (MABM) kawasan Jalan Sutan Syahrir, Kota Baru, Pontianak mulai subuh Jumat, 13/11/20 menyelenggarakan ibadah sujud tilawah. Selanjutnya spiritualitas yang disunnahkan Rasulullah Muhammad SAW untuk mengenang sejarah penciptaan manusia sekaligus merenungkan betapa dahsyatnya hari kiamat atau hari kebangkitan itu diselenggarakan setiap pekan.
“Kita mulai dengan mengimbau kepada anggota dan pengurus MABM,” ungkap imam Mesjid Al Hijrah, Abriyandi, S.Pd, M.Si. Kepala Sekolah di salah satu SMK Kota Pontianak yang juga Koordinator Bidang Sosial DPP MABM bertindak selaku imam dengan membacakan QS As Sajadah.
Mesjid Al Hijrah dibangun berukuran 12×12 M2, sanggup menampung 300 jemaah dalam kondisi normal. Sementara dalam keadaan Pandemi Covid-19 kawasan Rumah Melayu tersebut menerapkan protokol Covid-19 secara sangat ketat, sehingga Mesjid Al Hijrah pun merenggangkan shaf karena menghindari kerumunan. Tempat cuci tangan disediakan tangki-tangki besar sekeliling MABM. Jemaah dihimbau menggunakan masker dan handsanitizer. Bagi jemaah yang merasa kurang sehat dianjurkan tidak berkunjung ke Rumel atau Al Hijrah kompleks MABM yang juga berfungsi sebagai cagar budaya di Kota Pontianak pada khususnya dan Kalbar pada umumnya.

Jumatan di mesjid yang indah ini telah berlangsung 62 kali yang setara dengan lima tahun lalu mulainya. “Ini subuh berjamaah kita yang pertama kali dengan sujud tilawah. Jadi ini sangat bersejarah. Apalagi seusai sujud tilawah kita lanjutkan dengan bincang-bincang ringan seputar program kerja MABM,” ungkap Abriyandi yang domisilinya di kawasan Pal Lima sekira 3 km dari Rumel.
