Balairung sendiri sebagai majalah terbit sejak 1985. Kini ia sebuah unit kegiatan mahasiswa. Namanya, Badan Penerbitan Pers Mahasiswa Balairung. Sejak 1997 Balairung menerbitkan website, beberapa kali ganti domain, namun sejak 2017 mereka memakai www.balairungpress.com.
Yayasan Pantau memandang apa yang dilakukan Balairung lewat karya Citra dan Thovan sejalan dengan visi Oktovianus Pogau merawat keberanian dalam jurnalisme.
Tentang Penghargaan Pogau
Nama Oktovianus Pogau, diambil dari seorang jurnalis Papua, lahir di Sugapa, pada 5 Agustus 1992. Pogau meninggal usia 23 tahun pada 31 Januari 2016 di Jayapura.
Pogau seorang penulis sekaligus aktivis yang menggunakan kata-kata untuk berdiskusi dan mengasah gagasan-gagasan politiknya.
Pada Oktober 2011, Pogau pernah melaporkan kekerasan terhadap ratusan orang ketika berlangsung Kongres Papua III di Jayapura. Tiga orang meninggal dan lima dipenjara dengan vonis makar.
Dia dipukuli polisi ketika meliput demonstrasi di Manokwari pada Oktober 2012. Organisasi wartawan tempatnya bernaung, Aliansi Jurnalis Independen, menolak lakukan advokasi. Alasannya, Pogau tak sedang melakukan liputan namun melakukan aktivitas politik.
