Timsel kemudian memberikan pengumuman resmi hasil test kesehatan sekaligus wawancara, di mana menyisakan 10 peserta. Ke-10 peserta itu dirujuk ke Bawaslu RI untuk uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test/FPT). FPT diselenggarakan di Hotel Aryaduta, Jakarta, Jumat, 9/2/18.
“Kita usahakan pleno malam hari ini,” ungkap komisioner Bawaslu RI di sela FPT. “Besar kemungkinan pelantikan pada tanggal 13 Februari dan dilanjutkan dengan orientasi anggota Bawaslu baru. Jadi, sudah tidak pulang setelah pelantikan. Langsung,” tutur staf di bagian registrasi FPT menjawab pertanyaan peserta. Adapun masa pembekalan sekaligus pelatihan tersebut direncanakan berlangsung selama 4 hari.
Dari 10 nama peserta FPT, yang dinyatakan lulus dan akan dilantik hanya 5 orang. Jumlah tersebut bertambah 2 dari sebelumnya 3 anggota komisioner. Penambahan jumlah anggota ini merupakan amanat dari UU Pemilu No 7 Tahun 2017 dengan tujuan mewujudkan pemilu demokratis, berintegritas dan berkualitas, dimana Bawaslu setara dengan KPU.
