Event Internasional dan Nasional pun dibalut dengan kulminasi yang direncanakan tepat tanggal 21-23 Maret 2021.
Gerakan ini bergulir terus seperti tawaf arah kanan ke kiri, seperti buka baut skrup.
Atau membuka dengan obeng plus menjadi plus plus plus (+++).
Melebar keluar membesar tapi semakin terarah. Karena event harus dikawal oeh ahlinya.
Kegiatan pun disusun secara marathon dan matang. Waktu seminggu benar terwujud. Hasilnya tuntas karena kegiatan berjalan sukses luar biasa bagi masyarakat Kelurahan Tengah dimulai tanggal 21 Maret 2021 pagi tadi. Kegiatan dibuka oleh Pak Walikota Pontianak. Ir. H. Edi Rusdi Kamtono.

Event ini dari ide keseharian cinta lingkungan yang dilakukan Ismail Syailillah sekeluarga yang selalu berprinsip kebersihan sebagian dari iman. Kemudian bertawaf terus hingga membesar dengan masyarakat Gg Belibis dan Gang Pipit yang tergabung di lingkungan RW 7 dan RW 8.
Hanya butuh waktu 2 minggu.
Hari ini tuntas dengan berkah dari Allah (hujan sore waktu berita ini ditulis). ”Allahumma shayyiban nafi’an” (Ya Allah turunkanlah pada kami hujan yang bermanfaat)” Hadist bukhari No. 1032.

Besok event Hari Air Sedunia dengan tema “Air Sumber Kehidupan” sudah disusun. Hingga berlanjut tanggal 23 Maret 2021 Puncak Kulminasi kota Pontianak pada hari Selasa.
Kegiatan masih tetap dengan berbagai festival. Mulai dari Festival Handycraft, Festival Ikan Cupang, Festival Aneka Tanaman dan Festival Jajanan Tradisional.
“Kedepannya, Kampung Hijau Bang Jago tetap kite kawal dengan berbagai keunggulan lokal. Tunggu saje tak habes disini,” kata Bu Lurah tersenyum simpul.
