Pada tahun 2011 Gurunda H.M. Nur Hasan membangun Masjid Kapal Munzalan. Tahun 2012, masjid ini selesai dibangun. Saat itu, biaya yang dikeluarkan oleh Tok Ya kurang lebih Rp 1,5 milyar.
Biaya sebesar itu sudah termasuk untuk membeli sebuah rumah yang berada tepat di depan Masjid Kapal Munzalan yang dibeli atas sumbangan dari H.M. Rahman, sahabat bisnis Tok Ya.
Pada tahun 2012 akhir, Gurunda H.M. Nur Hasan meminta Gurunda Ustaz Luqmanulhakim untuk memimpin pengelolaan Masjid itu. Maka, mulai tahun 2013, Ustaz Luqmanulhakim telah berperan sebagai top eksekutif atau CEO di Masjid kecil di gang sempit yang berkapasitas 200an jamaah itu.
Pada tahun 2018, nilai aset di lingkungan Masjid Kapal Munzalan dihitung oleh Kantor Akuntan Publik. Saat itu, nilai aset yang dibukukan sekitar Rp 15 milyar.
Sementara pada tahun 2020, nilai aset Masjid Kapal Munzalan diperkirakan sekitar Rp 90 milyar. Angka 90 milyar itu sekedar perkiraan saja. Riilnya bisa lebih bisa kurang.
