Bu Sekde sambil tersenyum mendengar kami tak memilih jalur Desa Kemantan. Kali ini kami masih bisa menghindari jalan retak seribu. Masih ada alternatif lain. Tapi, tidak tahu besok lusa. Saat tugas harus ditunaikan dan tak ada pilihan lain selain jalan tersebut. Wallahua’lam.
Tapi, semoga saja saat kami harus ke lapangan lagi nanti, retakan Jalan Kemantan sudah berkurang. Paling tidak retak lima ratus. Tak retak seribu lagi. Atau bahkan retakannya sudah bersambung. Amin….
Baca Juga:Pengarahan Perdana
