“Coba Dek saya bantu hidupkan”.
Saya senang mendengar ada yang menawarkan bantuan, sambil berdoa semoga motor bisa hidup. Beberapa kali si bapak mencoba, tak berhasil.
“Perapiannya ndak ada ni, harus ke bengkel! Setelah faskes tu ada bengkel. Coba diketuk, siapa tau mau”, kata bapak itu memberi saya petunjuk.
Teman yang sebenarnya sudah sampai Simpang Kuala, balik lagi menghampiri saya yang masih di posisi semula setelah saya Wa jika motor mogok. Akhirnya, teman membantu saya mendorong motor dari belakang. Menuju arah bengkel motor yang masih belum buka. Karena memang masih terlalu pagi.
Inilah perjalanan. Banyak hal di luar dugaan. Begitu juga dengan kehidupan. Kadang banyak hal di luar prediksi. Tapi tetap saja, alhamdulillah untuk semua hal. Jalani saja. (*)
