Pengaruh tersebut dapat kita rasakan dengan melihat unggahan foto dan instastory bahkan live streaming mereka. Style yang tak sesuai dengan moral kehidupan seusia mereka, mengikuti style orang terkenal, mereka lakukan agar mendapat pujian dan perhatian dari followers mereka, bahkan untuk menambah angka followers yang ada. Hal tersebut cenderung viral ataupun terkenal, karena sesuatu yang diunggah menarik bagi netizen. Pengungkapan ekspresi diri mereka tentang hal yang sedang terjadi di dunia nyata kerap disuarakan atau dilampiaskan di instastory ataupun kolom komentar dengan bahasa yang menyinggung instansi atau orang tertentu. Tentu hal tersebut sangat berbahaya, karena sebagaimana mestinya, mereka harus tahu bahwa Instagram sangat luas dan apa yang mereka ungkap lewat Instagram, akan dilihat dan dibaca oleh masyarakat umum bahkan orang penting sekalipun yang berhubungan dengan hal yang sedang terjadi.
Informasi yang tersebar luas tanpa diketahui narasumber di Instagram sangat menuntut kemungkinan bagi remaja mudah percaya yang membuat mereka dengan mudah memakan berita hoax nantinya. Tetapi, dari semua pengaruh yang ada, dampak yang lebih besar dari semuanya adalah psikis remaja. Aplikasi Instagram adalah salah satu yang berpengaruh sangat besar pada psikis atau mental remaja. Remaja akan selalu mengecek ataupun membuka Instagram kapanpun dan dimanapun ketika mereka sedang melakukan sesuatu. Segala sesuatu yang dilakukan selalu dipublikasikan seolah-olah hidup yang ada adalah di dunia maya. Penggunaan Instagram yang berlebihan pun akan menurunkan kesehatan fisik, seperti menurunnya kesehatan badan karena kurangnya waktu istirahat yang digunakan terlalu lama beraktivitas di Instagram.
