Dalam waktu beberapa menit saja, Pak Yus telah berhasil membuatkanku daftar acara dan aku harus mengolahnya menjadi teks yang dapat aku gunakan untuk mengatur acara. Alhamdulillah aku tidak terlalu merasa gugup, namun aku benar-benar merasa belum siap karena hanya satu kali latihan di tempat, yakni beberapa menit sebelum acara dimulai, belum lagi terdapat beberapa perubahan karena ada undangan yang tidak datang kemudian digantikan dengan undangan lain.
Meski gelisah, saya coba menyikapi ini dengan tenang, saya tanyakan apa-apa saja yang perlu ditambah atau dikurangi dan berdiri senormal mungkin ketika sudah diberi aba-aba untuk maju ke depan. Pra pembukaan berjalan lancar namun kesalahan pertama terjadi di pembukaan.
“Marilah kita membuka acara ini dengan melafazkan hamdallah” ucapku dengan tenang.
“Basmallah” ujar beberapa orang membenarkan.
Aku tersentak,aku salah? ternyata aku benar-benar telah melakukan kesalahan, malunya aku.
“Maaf Basmallah” ulangku lagi masih mencoba tenang.
Barulah semua undangan dengan serentak membaca basmallah.
“Acara kedua kata sambutan sambutan pertama oleh Pembina Club menulis, bapak Yusriadi, kepada beliau dipersilahkan.”
