Tak sedikit orang yang tahu bagaimana kondisi jalan yang rusak parah di tempat itu, tapi tahu saja sepertinya tak cukup, salah seorang perwakilan warga harus datang dengan membawa proposal jika tidak, bantuan tak akan datang kecuali sisa di akhir tahun. Sepertinya proposal memang tak pernah datang dari warga Parit Deraman Hulu, karena ketidakpahaman mereka mengenai hal tersebut. Mereka hanya mengandalkan lisan dan orang pun tahu bahkan melihat sendiri bagaimana kondisinya.
Anak-anak berangkat ke sekolah SD, SMP, SMA dan mahasiswa, orang dewasa pergi bekerja semuanya akan melalui jalan itu. Tak ada pilihan lain kecuali jalan becek sepanjang 2 KM. Mereka sudah terbiasa bahkan menikmati. Mencuci motor setiap pagi, menjinjing alas kaki setiap pagi, tepatnya setiap pagi di musim hujan.
Hujan itu rahmat dari Allah maka hujan tak salah, jalan yang rusak tak tahu apa-apa maka jalan tak salah. Warga tak salah karena mereka tak paham. Tak ada yang salah dan mencari siapa yang salah itu tak penting dan tak bermanfaat.
Punggur Kecil, 06 Februari 2018
