in

Testimoni Menulis Opini

sidik nugroho

Oleh Sidik Nugroho

Ini hari terakhir pengumpulan naskah untuk diikutkan sebuah lomba menulis opini. Beberapa orang ada yang mengontak saya sejak beberapa hari lalu, minta e-mail media, saran menulis opini, dan sebagainya. Tentu, dengan senang hati saya memberi masukan yang perlu. Cuma, saya pribadi bukan tipe seperti itu: menulis kalau ada lomba. Ada atau tidak ada lomba, ya kalau tidak ada pekerjaan menulis lainnya, saya menulis opini.

Beberapa kali saya menang dalam lomba menulis opini karena tidak sengaja. Jadi, tulisan yang saya ikutkan lomba itu sudah terpublikasi jauh sebelum ada pengumuman lomba. Misal, lombanya diumumkan Juni, tulisan saya terbit Januari. Tulisan itu diperbolehkan ikut karena masih masuk syarat lomba perihal waktu penerbitan tulisan, misal enam bulan sebelum lomba diumumkan hingga batas akhir yang ditetapkan.

Bagi saya, menang lomba itu bonus. Menulis opini saya lakukan untuk menjaga kesehatan pikiran: biar adil dalam menilai, terbiasa membangun pernyataan di atas bukti dan fakta teruji, juga menyampaikan pendapat yang perlu diketahui publik. (Penulis adalah warga Pontianak yang kerap juara lomba penulisan nasional)

Baca Juga:  Prof. Irwan Abdullah Resmikan IRE Shabab El-kahfi

Written by teraju.id

GURUNDA USTAZ LUQMANULHAKIM CEO MASJID KAPAL MUNZALAN

Belajar dari Gurunda Ustaz Luqmanulhakim

kantor dpd demokrat

Gedung Baru DPD Demokrat Kalbar di “Paris” II