Erma Suryani Ranik orang nomor satu di Partai Demokrat Kalbar menelepon Hen.
“Besok Aku pinjam Avanza kantor ya. Tak ada yang mau menyupiri. Aku malas pakai mobil besar. Antar ke rumah sebelum jam 7. Aku mau ke kolam.”
Besoknya jam 6.45 mobil sudah nangkring. Mantan anggota DPR RI Komisi III yang vokal ini sudah selesai “Touch up” hehehe. Maka jam 07.45 Erma dan Devi Depay masuk ke dalam.mobil. Siap siap mau berangkat ke kolam.
Pasang seatbelt dll. Semua ready. Starter. Masukkan gigi. Gagal. Masukan gigi lagi, gagal lagi.
“Eh ngapa ya ? ” Erma mulai sewot.
“Kurang tekan kali?” berkate Bu Hajah.
“Aok ini kan manual ye?” Erma mencoba lagi. Lebih tekan, tapi tak juga bisa jalan.
Ditekan lebih keras pun tak bisa juga jalan nih Avanza. “Eh tak mau gerak giginya.”
Erma dalam sewot, namun tetap ceria membayangkan kolam mendengar, “Doll kali ya. Nih ku bantu,” suara Bu Hajah dan 5 menit berlalu tanpa ada pekembangan.
“Ah sudahlah. rusak mobil nih. Pakai Fortuner jak kita!”

Erma sambil menyetir Fortuner gagahnya mengirimkan WA ke Hendry Kamayo Mareseng. “Mobil kantor nih RUSAK. bawa ke bengkel segera!” Fortuner melaju bersama Devi menuju ke rumah Rima Rimaaih untuk menjemput.
