“Lalu Pak, output dari pengabdian mereka di desa Kuala Dua selama kurang lebih 40 hari ini adalah buku. Nah, alhamdulillah kelompok 53 telah menyelesaikan satu buku dengan judul Sepenggal Kisah di Desa Kuala Dua. Kenapa sepenggal Pak? Karena masih banyak kisah-kisah yang belum terangkat dari desa ini,” katanya.
Selanjutnya, pihak kampus menyerahkan kepada pak Yanto plakat dan sebuah buku hasil karya mahasiswa KKL IAIN Pontianak kelompok 53 sebagai kenang-kenangan. (*)
