Community

Molor Tanda Kartu Merah

Molor Tanda Kartu Merah

Dan tentu saja komentar-komentar tak terima sontak terdengar dan bermuncratan terus-terusan pada hari itu. Mulai dari di grup Whatsapp,

“Ngimana nih, nama saya tak ada?”

“Saya masih mau tinggal di sini …”

“Apa salah saya, kenapa nama saya tidak ada?”

Kenyataan semacam ini, malah menganggap itu salah, itu keliru, tidak adil, dan sebagainya. Padahal tanda itu sebagai bagian cara untuk menuju ke jenjang lebih baik. Sayang kepedihan itu bukannya hilang, malah terus mencengkramnya. Dan menganggap tempat siksaan yang tak berkesudahan. (*)