Sang kakek tidak terlihat kecewa dan kembali tersenyum sang kakek berkata:
“Cu…. sekarang coba bawa kacamata ini ke toko yang jual-beli barang-barang antik dan tanyakan berapa harganya,kalau kamu ingin jual pada mereka.”
Si Cucupun kembali pergi lalu kembali dan berkata pada kakeknya sambil berkata:
“Opa….Pemilik toko bilang, harga kacamata tua ini berani mereka beli dengan harga Rp.150.000.000,-(Seratus Lima puluh Juta Rupiah)”.
Kali ini sang Kakek tampak sangat senang,namun kemudian sang kakek kembali berkata:
“Cucuku….coba kamu bawa kacamata ini ke museum dan sampaikan bahwa kamu ingin menjual kaca mata tua ini pada museum”.
Si Cucu kembali pergi memenuhi permintaan sang Kakek kemuseum,setelah hampir seharian baru kembali dan berkata pada sang Kakek:
“Opa….setelah pihak museum meneliti dan Mereka mendatangkan ahli barang-barang bersejarah/arkeolog untuk memperkirakan usia dan harga kacamata ini, lalu pihak museum mengatakan mereka bersedia membeli kaca mata ini seharga Rp.25.000.000.000,-“
Wajah sang Kakek tampak tersenyum penuh kebahagiaan,dan sang Kakek berkata:
“Cucuku, pelajaran terakhir dari kakek untuk kamu sudah selesai,dan kamu harus tahu…. bahwa kamu hanya akan dihargai dengan benar ketika kamu berada di lingkungan dan ditempat yang tepat”.
“Oleh karena itu, jangan pernah kamu tinggal pada lingkungan dan tempat yang salah lalu marah karena merasa tidak ada yang menghargaimu”.
