Community

One Way Or Another

One Way Or Another

Percakapan mereka mengungkapkan perkataan sahabat ‘Ali bin Abi Thalib ra. “Jika kalian tidak ingin orang lain mendustakan Allah dan Rasul-Nya. Maka berbicaralah kepada mereka dengan bahasa yang mereka mudah pahami.”

Nah, mungkin keadaan demikian dapat dikaitkan bahwa mereka tidak paham, sebab bahasa yang disampaikan memang kurang bisa dipahami. Tapi, bagaimana jika bahasa yang digunakan merupakan bahasa yang sudah masanya kita mendengarkannya? Atau kalimat penjelasan dosen tersebut sudah masanya kita terima.

Pada titik inilah sesungguhnya, seorang pelajar tidak boleh terburu-buru menyampaikan kata tak paham, tak bisa atau tak mampu. Sungguh, tak akan bisa dibayangkan, jika seorang pelajar terus-terusan berbicara dan bertindak seperti itu.
“Kalian tuh, maunya diberi makan terus,” teringatku perkataan dosen Filsafat saat itu.

“Kalau kalian lapar, apa yang kalian lakukan?” tanyanya kepada kami.

“Makan,” jawab salah satu temanku.

“Cari makan dululah, baru makan,” balasnya membenarkan.

Nah, begitulah dalam proses pembelajaran bahwa sebelum memperoleh hasilnya harus ada usahanya. Sebelum bisa mengetahui maka dibaca dulu. Dan supaya bisa memahami pembicaraan maka dengarkanlah dengan baik serta bertanyanyalah jika tidak mengerti.

Begitulah cara kita untuk bisa hidup “One way or another” artinya ini atau itu. Jadi tentukan cara hidup kita sendiri. Pilih ini atau itu. Pilihan ada di tangan kita sendiri. (CM/PBS)