in

Penyelamat Pohon Langka dan Tanaman Obat-obatan

Wawancara Penyelamatan Lingkungan di Tevi Nasional People and Inspiration

tengkawang

Oleh: Demanhuri Gustira

Sebagai Penyelamat Pohon Langka dan Tanaman Obat, saya membuka jawaban pertama Bahwa Nusantara Sangat Kaya Raya terutama di sektor kepemilikian Keanekaragaman Hayati, namun se iring dengan perkebangan zaman, perkembangan ilmu ketahuan Kemusnahan Keanekaragaman Hayati di Indonesia sangat mengkwatirkan.

Lanjut, Bangsa di Nusantara mampu membangun bangunan sangat pertsius, salah satunya candi brobudur, itu menandakan bangsa ini kepintarannya diatas rata-rata bangsa lain, ini menandakan dulu dinegeri ini tersedia Nutrisi bergizi yang dikonsumsi oleh mereka dengan baik, sehingga mereka mampu membangun candi brobudur, dan karya-karya besar lainya yang tersebar di Nusantara.

Ini semua tersedia di hutan, darat, dilaut dan diudara yang dinikmani bangsa di negeri ini, maka silih berganti negara lain ingin menguasai Nusantara, termasuk Indonesia sekarang.

Itu yang mendorong saye untuk menyelamatkan tumbuhan langka, terutama yang bermanfaatn buat masyarakat, terutama obat-obatan dan pangan.

Saya tidak pernah mendikotomikan isntilah Industri dan Pengetahuan, Modern dan Tradisional, karena itu akan memarginalisasi pengetahuan yang dimilik bang ini yang tersebar diseluruh penjuru Nusantara.

Baca Juga:  Bangun Masjid Para Mualaf

Mengkomersialisasi kekayaan dimiliki Rakyat di Indonesia kepasaran publik sangat sulit, karena bicara sertifikasi. Dan lebih sulitnya lembaga sertifikasi tidak memiliki standarisasi sertifikasi produk-produk warisan leluhur nusantara. Bisa-bisa di Jemblosnkan ke Penjara, karena disebut produk Illegal, dan produk Industri Modern disebut legal, dikotomi ini yang membunuh kekayaan dimiliki leluhur kita.

Lebih baik saya untuk sendiri,keluarga dan komunitas, daripade kena penjara, Alhamdulillah hampir 17 Tahun tidak pernah menggunakan obat-obat sintesis, dan tidak pernah kerumah sakit. Cukup menggunnakan obat-obatan yang tersedia di Alam…

Berjumlah tumbuhan obat dan pangan yang terlah di dokumentasikan sudah ratusan,dan puluhan sudah dibudidyaakan, digunakan untuk kepentingan sendiri dan teman-teman jika membutuhkan….

Saran Untuk Indonesia Apa, Negeri ini masih punya harapan, masih tersisa ribuan tanaman yang bisa dimanfaatkan untuk pangan atau obat-obatan, Hentikan dikotomi istilah industrilisasi yang memarginalan kekayaan sendiri, kemandirian jangan hanya kata-kata dan jargon ayo realisasikan gunakan produk prduk dari lokal terutama obat-obat-obatan, serius melestarikan dan memanfaatkan kekayaan alam tersebut untuk kemaslahatan rakyat semua.

Baca Juga:  Seharian Bersama Abroorza A.Yusra

Kemandirian terwujud, Insya Allah”Brobudur-Brobudur” barun akan terbangun kembali di negeri ini…(*Penulis adalah pegiat literasi penyelamatan lingkungan)

Written by teraju.id

sunset di pulau

Tampar

munzalan

‘Campin’