“Selain itu menulis deskripsi juga dapat memperbanyak kosa kata kita serta lebih membiasakan kita menulis,” tambah Romlah dari kelas KPI A.
Robert Igun Satoso dari KPI A juga membenarkan dan ikut menambahkan.
“Deskripsi menjelaskan apa yang kita lihat agar dapat dipahami atau diketahui orang lain dan agar tulisan itu dapat dibaca sehingga lebih bermanfaat,” ujarnya.
Para mahasiswa menulis teks narasi dengan antusias karena sebagian besar dari mereka menganggap teks deskripsi lebih mudah dibanding karya tulis sebelumnya.
Penulis terbaik Jumat ini dari kelas Stephen King, Siti Alfiani merasa bersemangat saat diminta menulis deskripsi. Karyanya yang berjudul, ”Jemblem dan Sebuah kenangan” sangat menarik dan bermanfaat karena memberikan pengetahuan yang baru kepada teman-temannya. Ternyata masih banyak yang belum tahu makanan tradisional bernama Jemblem dan Siti Alfiani berhasil mendeskripsikan makanan itu dengan baik. Ia juga mengaku senang karena dapat menulis hal tersebut.
“Sangat senang sekali Kak, akhirnya aku baru sadar bahwa menulis bukanlah hal yang membosankan. Justru menulis dapat menbuat kita memainkan imajinasi kita sehingga dapat menciptakan sebuah tulisan. Apresiasi yang saya dapatkan ini juga membuat saya lebih bersemangat lagi”.
