in

Saya Ormas

ormas-orang-masjid

Oleh: Beni Sulastyo

Saya itu ormas. Saya itu bangga sebagai ormas.

Ormas itu bukan organisasi masyarakat. Sebuah istilah yang dikenalkan oleh Pemerintah Orde Baru bagi organisasi-organisasi sosial kemasyarakatan.

Ormas yang saya maksud adalah Orang Masjid. Orang yang berkiprah di Masjid. Orang yang menjadikan masjid sebagai alat juang.

Misijuangnya dari alatjuang berupa Masjid itu bisa apa saja. Yang penting bisa mengajak setiap orang agar menjadi semakin baik. Semakin baik kepatuhannya kepada Allah dan Rasul-Nya. Semakin baik cara berpikirnya. Semakin baik pandangan hidupnya. Semakin baik mental dan jiwanya. Semakin baik hubungannya dengan sesama. Semakin berkualitas kehidupan ekonominya. Semakin baik ilmu pengetahuannya. Semakin baik sumbangsihnya kepada manusia dan kemanusiaan. Bahkan semakin harmonis kehidupan keluarganya.

Saya adalah Ormas, orang masjid. Dan saya bangga sebagai ormas.

Jika ORPA, orang partai bisa bangga dengan partainya, maka saya berhak pula bangga sebagai ORMAS. Jika ORPA suka pasang billboard raksasa di pinggir-pinggir jalan Kota, maka saya juga akan pasang billboard yang sama sebagai aktualisasi rasa bangga saya.

Baca Juga:  Ubah Bad Mood jadi Good Mood Cerita Generasi Milenial atas Suntuk selama Pandemi

Saya merasa punya hak untuk berbangga karena masjid, alat juang saya punya aset yang jelas dan tetap. Tidak sewa. Tidak ngontrak.

Kalau ORPA yang kantornya selalu pindah-pindah dari kontrakan satu ke kontrakan lain, PD memasang wajah pengurus di billboard2 besar, maka saya harusnya lebih PD lagi. Karena kantor alat juang kami, lebih jelas, permanen, tidak sewa, dan tidak ngontrak.

Kalau para ORPA yang bisa jadi ga eksis 5 atau 10 tahun lagi, boleh berbangga dengan ORPA nya, maka bukankah tak salah jika saya lebih berbangga dengan Ormas yang insyaallah akan tetap eksis 100, 1000 bahkan 10 ribu tahun yang akan datang.

Maka, saya akan ngomong terus tentang MASJID. Bahkan lebih gencar lagi. Karena misi ORMAS jelas: MENGAJAK ORANG AGAR SEMAKIN BAIK LAGI.

Bagi yang tidak suka dengan misi ini tak masalah. Tapi mari tidak suka juga dengan kegencaran ORGAS, orang ga jelas, 🙂 orang-orang yang ngajakin orang mengkonsumsi narkoba. Orang2 yang sangat setiap hari ngirimin SMS ke Hp kita untuk nawarin pinjaman online, bahkan nawarin judi online. Biar adil! 🙂

Baca Juga:  Jalan Rasau, Setelah Hampir 1 Tahun Berlalu

Jadi saya adalah ORMAS, orang masjid dan saya bangga dengannya. Guru-guru saya juga bangga dengan dirinya yang juga adalah Ormas.

Makasih Guru-guru tercinta semua yang telah berkenan mendukung sahabat-sahabat kami sesama orang masjid di Jogja untuk membangun masjid, untuk membangun alat juang.

Hidup ORMAS!
🙂


Bagi para ormas yang ingin samasama belajar mengelola alat-juang nya, silahkan bergabung dengan WAG ini. Biar bisa sama2 memupuk rasa banggga sebaga sesasama ormas, sesama orang masjid. 🙂

Klik linknya sebarkan informasinya.

https://bit.ly/masjidbillionaire3https://bit.ly/masjidbillionaire4

Written by teraju.id

masri sareb putra 1

Mati Ketawa Ala Dayak: Tanah Adat

jahe merah internet

Teliti Jahe Merah Obat Covid-19–Bintang Toedjoe Kerjasama 10.000 Petani dan LIPI