Walaupun secara struktur organisasi pemerintahan desa, Teluk Air bukanlah sebuah desa melainkan sebuah dusun, akan tetapi saking ramainya penduduk dan aktivitas perusahaan yang luar biasa maka kebijakan Pemerintah Kabupaten pada waktu itu menunjuk lokasi Kantor “Polisi Sektor” Batu Ampar di Teluk Air sebagai tempat mangkal dan beroperasinya para Polisi untuk menjaga keamanan se-Desa Batu Ampar. Sampai saat ini kita masih dapat melihat bangunan Kantor Polsek yang masih berdiri tegak walupun sudah tidak difungsikan lagi, karena Kantor Polsek saat ini sudah dipindahkan ke Desa Batu Ampar.
Desa Batu Ampar ketika perusahaan kayu masih beroperasi dulu hanya dijadikan oleh sebagian karyawan perusahaan sebagai tempat “kunjungan mingguan” dan “rekreasi keluarga” dengan memanfaatkan waktu Sabtu dan Minggu sebagai hari libur kerja untuk menikmati suasana lain setelah penat bekerja. Bioskop pada era tahun 80-an masih menjadi media hiburan yang luar biasa yang hanya ada di Batu Ampar. Apalagi kalau yang ditayangkan film “Rhoma Irama” bisa dipastikan seluruh kampung dan seluruh Karyawan Perusahaan yang ada di sekitaran wilayah Desa Batu Ampar akan hadir di pertunjukan itu dengan menggunakan “Taksi” –istilah yang biasa digunakan oleh masyarakat setempat atau kapal motor komersil dengan bayaran sekali jalan Rp. 500,- (Lima Ratus Rupiah). Tak jarang juga perusahaan memfasilitasi karyawannya menggunakan kapal motor yang dimiliki oleh perusahaan.
