Di motor air, saya berkenalan dengan Pak Alang Junaid, penumpang asal Dabong yang naik dari Kubu. Kami turun bersama dari kapal dan sampai di posko mahasiswa. Dari beliau saya mendapatkan banyak informasi yang dapat ditulis; khususnya tentang sosioliungistik Dabong.
Tiba di Posko, saya mendapat informasi bahwa malam nanti ada panen udang tambak. Kata mahasiswa, pemilik tambak mengajak ikut panen. Mahasiswa pun cerita bahwa sehari sebelumnya mereka juga ikut panen udang, dan seru sekali.
Mendengar informasi itu saya langsung daftar ikut serta. Saya bertanya siapa-siapa mahasiswa yang akan ikut ke sana. Saya ingin tahu bagaimana keseruan sebenarnya. Saya juga ingin tahu bagaimana cara bertambak. Saya ingin mendapatkan bahan tulisan.
Ketika mengikuti acara majelis taklim, Pak Ichwan, mantan Sekdes yang menjadi tuan rumah kegiatan sempat memberitahukan tentang rencana panen malam ini. Pak Bar, warga yang selama ini akrab dengan mahasiswa KKL kebetulan duduk di dekat saya, juga memberitahukan rencana itu.
Beberapa saat usai acara kami berangkat. (Bagian 1/Bersambung).
