Featured

Kejahatan Tidak Harus Dibalas dengan Kejahatan

Kejahatan Tidak Harus Dibalas dengan Kejahatan

Suatu saat orang-orang Yahudi datang kepada Nabi Muhammad SAW dan mengucapkan salam dengan kalimat: السام عليك (assamu ‘alaika) artinya Semoga kamu binasa. Mendengar ucapan salam yang jahat ini, dengan tenang Nabi SAW menjawabnya dengan kalimat وعليكم artinya kalian juga. Berbeda dengan Aisyah istri Nabi SAW yang tidak bisa menahan emosi dan amarahnya mendengar ucapan orang-orang Yahudi yang kasar dan jahat itu, Aisyah langsung membalas salam mereka dengan kalimat السام عليكم ولعنكم الله وغضب عليكم (assamu ‘alaikum wa la’anakum wa gadhiba’ alaikum) artinya Semoga kalian binasa dilaknat Allah dan dimurkai).

Melihat istrinya yang hanyut dalam perasaan emosi, Rasulullah SAW berusaha menenangkan dan meluruskan sikapnya yang keliru dengan sabdanya:

مهلا يا عائشة عليك بالرفق وإياك والعنف أو الفحش

Tenanglah wahai Aisyah! Bersikap lemah lembutlah, hindarilah kekerasan, hindarilah kata-kata keji. (HR. Bukhari dari Aisyah).

Banyak pelajaran dan hikmah yang dapat diambil dari kisah dalam Hadis ini, antara lain:

1. Nabi SAW. berjiwa besar, menguasai dan mengendalikan emosinya, tidak gampang marah, tidak langsung emosi menanggapi orang-orang Yahudi yang mendoakan agar Beliau mati dan binasa.

Nabi SAW mencontohkan cara menyikapi masalah dengan tenang, bijak dan arif.