Betapa banyak orang, pemimpin dan tokoh langsung rontok wibawanya hanya karena kata-kata kasar dan kotor, tidak bisa menjaga mulut.
Betapa banyak orang biasa dan Pemimpin atau tokoh disegani dan dihormati karena wibawa sopan santun tatakrama etika adabnya yang baik termasuk tutur katanya yang menyenangkan.
3. Nabi SAW menegur Aisyah sekaligus mengajari: Hendaklah kamu bersikap lemah lembut, jangan kasar dan keras, hindari kata-kata yang keji.
Teguran Nabi SAW ini kepada Aisyah ketika Aisyah mengeluarkan kata-kata yang kasar kepada orang-orang Yahudi yang Sudah jelas dan nyata di depan matanya mereka menghina Nabi Muhammad SAW.
Apatah lagi ketika kata-kata kasar itu ditujukan kepada saudara-saudara kita sesama umat Islam?
Sikap yang buruk dan jahat orang lain kepada kita tidak harus dibalas dengan sikap yang sama apalagi berlebih. Tidak layak, kepribadian kita yang baik dan mulia ikut juga buruk dan jahat hanya karena sikap orang buruk dan jahat itu.
Begitu juga, tidak layak kita berbuat baik hanya karena orang itu berbuat baik.
Kita berbuat baik bukan karena orang lain berbuat baik atau berbuat buruk kepada kita.
Allah menciptakan kita agar kita menjadi penabur-penabur kebaikan di permukaan bumi.
