Setelah urut perut dilanjutkan urut pada badan posisi miring ke kiri. Tangan disilang, lalu ditarik, kemudian “kreek”, bunyi serempak. Kemudian diurut badan sebelah kanan. Duduk, urut pundak belakang. Leher dihadap ke kiri “kreek”. Kanan “kreek”.
Di akhir urutan, calon ibu diminta mengangkat pinggul-kaki, agar kain yang ditidurkan tadi bisa ditarik. Kain digoyang-goyang. Ditarik lalu dilempar ke kanan.
Baca Juga:FSBM XI, Melayu Perlu Junjung Marwah
“Semoga selamat, enak, Ibu Halimah hanya usaha, diserahkan semua pada Allah”, begitu kata Mak Dukun Beranak di setiap kali melenggangkan kain.
“Kainnya jangan dilipat sampai mandi selesai”, pesannya. Maka, kain yang dilempar tadi 5 saja di kamar. (lanjut)
