Begitu pesan Pak Alfani Tuk Sangkal kepada saya melalui pesan dalam akun media sosial. Pak Alfani adalah seorang Sejarawan sekaligus Budayawan Muntok yang juga diberikan wewenang oleh Pemerintah Provinsi Bangka Belitung untuk mengelola Gedung/Roemah Persinggahan BTW (Pasanggrahan Banka Tinwinning). Setelah melihat video yang dimiliki oleh Yayasan Sultan Hamid II dan diunggah di laman media maya (cyber space), Pak Alfani baru mengetahui nama asli dari rumah atau gedung tersebut, yang kemudian diganti bernama Wisma Ranggam oleh Jambi. Dengan melakukan penelitian dan pengkajian, Pemerintah Provinsi Bangka Belitung kemudian memutuskan mengganti nama gedung itu menjadi nama semula atau nama aslinya bernama Gedung/Roemah Persinggahan BTW (Pasanggrahan Banka Tinwinning).
Kami bertolak dari Pontianak ke Pangkal Pinang pada 21 Desember 2018. Acara Peresmian Nama Gedung/Roemah Persinggahan BTW (Pasanggrahan Banka Tinwinning) dan Pemasangan Burung Garuda Raksasa di atas bangunan tersebut pada tanggal 22 Desember 2018, berlangsung khidmat. Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman Djohan yang memang memiliki ketertarikan yang kuat terhadap sejarah dan budaya, membuka acara dengan semangat nasionalisme yang tinggi. Hadir pula H. Parhan Ali Bupati Bangka Barat, H. Kamaruddin AK Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Bangka Belitung, Bontor Karo Karo Komandan Kodim Bangka Barat, Keluarga Pemimpin Bangka pada jaman RIS, Sejarawan, Budayawan, Tokoh-tokoh masyarakat Bangka Belitung, dan kami Yayasan Sultan Hamid II dari Pontianak.
