Saya juga membaca bahwa jumlah kematian dunia akibat virus ini mencapai 16,587 orang. Jumlah ini jelas secara akumulatif sangat besar. Belum lagi bicara tentang orang yang memerlukan perawatan, jumlah pasti lebih banyak. Hitungan sederhananya, satu orang sakit memerlukan bantuan tenaga kesehatan dan keluarga yang merawatnya. Jadi berapa orang yang terlibat? Belum lagi biaya yang dikeluarkan dan nilai non-materialnya.
Karena itu dalam beberapa kesempatan ketika ada postingan di group soal “jangan panik”, “jangan takut virus”, “virus ini tidak bahaya”, dan “orang yang terkena bisa sembuh sendiri”, jika maksudnya agar orang berani dan lalu abai terhadap bahaya virus, saya merasa sangat prihatin. Rasanya, “niat begitu”—semoga saya salah, menjadi kontraproduktif dengan tindakan-tindakan yang diambil pemerintah sekarang ini.
Sekurangnya, jika memang tidak percaya bahwa covid-19 itu bahaya dan bisa merenggut jiwa, percayalah bahwa data yang ada menunjukkan banyak orang yang tertular dan meninggal baik langsung maupun tidak langsung. Banyak orang yang berjuang untuk mengatasi penyakit dan mengobati orang yang sudah tertular. Banyak biaya yang dikeluarkan untuk mengatasi pandemi ini. Luar biasa kerugian yang ditimbulkan.
Sekurangnya, hormatilah kebijakan pemerintah yang sedang berusaha mengatasi pandemi. Dengarkan dan ikutilah demi kemaslahatan bersama.
