Saya menyicil data Amdji Attak ini, namun dokumen di Brimob tidak pula rapi pada tahun 1965 itu. Suasana rapi-rapi berkas belum secanggih sekarang yang online. Apalagi Brimob juga kerap kali pindah-pindah kantor. Dokumen bisa saja tercecer. Jika ada data penunjang-dari keluarga, sahabat, atau mitra di mana pun boleh kita berbagi kisah menghadirkan inspirasi bagi anak-anak negeri tercinta ini. Bahwa kita ada–hadir dan mengalir…..Kisah kejuangan dan heroisme dibalut partisipasi multietnis Nusantara akan selalu menarik dan relevan. *
Baca Juga:’95 Bersama Habibie
